TRAINING DRILLING ENGINEERING

Training Drilling Engineering for Non Drilling Engineers membantu peserta non-spesialis memahami prinsip dasar teknik pengeboran migas, peralatan drilling, tahapan operasi sumur, keselamatan kerja, risiko teknis, dan koordinasi proyek pengeboran.

pelatihan Drilling Engineering online

Deskripsi Training Drilling Engineering

DESKRIPSI

Training Drilling Engineering for Non Drilling Engineers merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai dunia drilling engineering bagi peserta yang tidak memiliki latar belakang khusus sebagai drilling engineer. Pelatihan ini membahas istilah, proses, peralatan, dan prinsip kerja pengeboran agar peserta dapat memahami operasi drilling secara lebih jelas.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari dasar drilling operation, well planning, rig system, drilling fluid, casing, cementing, well control, drilling problems, HSE, serta koordinasi antar fungsi dalam proyek pengeboran. Materi disusun agar peserta mampu memahami hubungan antara aspek teknis pengeboran, keselamatan kerja, biaya operasi, efisiensi waktu, dan keberhasilan proyek migas.

Program ini cocok bagi engineer non-drilling, staf operasi migas, HSE, procurement, logistics, finance, project support, maintenance, supply chain, administrasi proyek, supervisor lapangan, fresh graduate teknik, serta profesional yang ingin memahami teknik pengeboran tanpa harus menjadi spesialis drilling.

TUJUAN TRAINING DRILLING ENGINEERING

  • Memahami konsep dasar drilling engineering dalam industri minyak dan gas.
  • Meningkatkan pemahaman peserta mengenai tahapan operasi pengeboran sumur.
  • Memahami fungsi rig, drilling fluid, casing, cementing, well control, dan peralatan pendukung.
  • Mampu mengenali istilah teknis yang umum digunakan dalam kegiatan drilling.
  • Memahami risiko operasional, masalah teknis, dan aspek keselamatan kerja pengeboran.
  • Mampu memahami hubungan antara waktu operasi, biaya pengeboran, dan efisiensi proyek.
  • Memahami koordinasi antara drilling team, HSE, logistik, procurement, dan fungsi pendukung lain.
  • Mendukung komunikasi kerja yang lebih efektif dalam proyek pengeboran migas.

MATERI TRAINING DRILLING ENGINEERING

  1. Konsep dasar drilling engineering dan perannya dalam operasi migas.
  2. Tahapan kegiatan pengeboran mulai dari well planning, rig preparation, drilling, hingga completion.
  3. Pengenalan drilling rig, hoisting system, rotating system, circulating system, dan power system.
  4. Drilling fluid, mud properties, fungsi lumpur bor, dan pengaruhnya terhadap stabilitas sumur.
  5. Casing, cementing, wellbore stability, dan perlindungan formasi.
  6. Well control, blowout prevention, tekanan formasi, dan prinsip keselamatan pengeboran.
  7. Drilling problems: stuck pipe, lost circulation, kick, wellbore instability, dan equipment failure.
  8. HSE dalam operasi pengeboran, permit to work, hazard identification, dan emergency response.
  9. Efisiensi biaya, waktu operasi, downtime, dan koordinasi antar departemen.
  10. Studi kasus penerapan drilling engineering untuk non drilling engineers dalam proyek migas.

METODE TRAINING DRILLING ENGINEERING

Metode Bimtek/Training dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, studi kasus, simulasi alur operasi pengeboran, dan pembahasan contoh masalah drilling di lapangan. Peserta akan diberikan contoh nyata mengenai fungsi peralatan rig, tahapan pekerjaan sumur, pengendalian risiko, serta koordinasi teknis dalam proyek pengeboran.

Peserta juga akan diarahkan untuk memahami istilah penting dalam drilling, membaca alur kerja pengeboran, mengenali potensi bahaya, memahami peran masing-masing fungsi pendukung, dan menyusun tindakan koordinatif untuk mendukung kelancaran operasi. Evaluasi dapat dilakukan melalui pre-test, post-test, latihan studi kasus, diskusi kelompok, dan pembahasan contoh aktivitas drilling engineering.

OUTPUT PELATIHAN

Output dari pelatihan ini adalah peserta mampu memahami dan menerapkan dasar drilling engineering secara lebih sistematis, mulai dari tahapan pengeboran, fungsi rig, drilling fluid, casing, cementing, well control, HSE, pengendalian risiko, hingga koordinasi antar

BENEFIT

fungsi sehingga peserta dapat berkomunikasi lebih efektif, mendukung kelancaran proyek, dan memahami proses pengeboran migas secara profesional.

  1. Meningkatkan kompetensi karyawan
  2. Meningkatkan produktivitas kerja
  3. Meningkatkan kualitas kinerja
  4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  5. Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  6. Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  7. Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  8. Mengurangi kesalahan dalam pekerjaan
  9. Meningkatkan kualitas pelayanan
  10. Mendukung tercapainya target perusahaan

FAQ – TRAINING DRILLING ENGINEERING

Apa itu Training Drilling Engineering?

Training Drilling Engineering adalah pelatihan yang membahas dasar-dasar teknik pengeboran migas, mulai dari tahapan drilling, peralatan rig, drilling fluid, casing, cementing, well control, keselamatan kerja, hingga pengendalian risiko operasional.

Siapa yang cocok mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini cocok untuk engineer non-drilling, staf operasi migas, HSE, procurement, logistics, finance, project support, maintenance, supply chain, supervisor lapangan, fresh graduate teknik, dan profesional terkait.

Apakah pelatihan ini cocok untuk pemula?

Ya. Materi disusun dari konsep dasar sehingga dapat diikuti oleh peserta pemula maupun profesional non-drilling yang ingin memahami proses pengeboran migas secara praktis.

Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Manfaatnya adalah membantu peserta memahami proses drilling, mengenali istilah teknis pengeboran, meningkatkan koordinasi kerja, mengurangi kesalahan komunikasi, serta mendukung keselamatan dan kelancaran proyek migas.

Apa hasil akhir dari pelatihan ini?

Peserta diharapkan mampu memahami drilling engineering secara lebih terarah, komunikatif, aman, dan sesuai kebutuhan koordinasi teknis maupun operasional di proyek pengeboran.

Negotiable / by request

Artikel ini ditulis oleh Qanita Siti Alifah Y, seorang copywriter yang berfokus pada penulisan konten berbasis SEO, khususnya untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, Qanita aktif berkontribusi menulis artikel di website, dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur, dan relevan untuk membantu profesional maupun perusahaan dalam menemukan solusi pelatihan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *